Act of Valor, Act of Coward


Image

Saya tidak berhenti mengerutkan kening dan mencibir ketika menonton film Act of Valor. Film perang yang dirilis bulan Februari 2012 itu bikin saya muak (walaupun muak saya tonton juga sampai habis :-P). Siapapun yang pernah menonton film itu pasti akan berdecak kagum tentang betapa luar biasanya angkatan bersenjata amerika. Di sana digambarkan prajurit-prajuritnya tangguh-tangguh dan berdedikasi. Senjatanya juga canggih-canggih, taktik dan strateginya brillian, alat-alat pendeteksinya akurat, serta mesin-mesin perangnya mematikan. Film yang disutradarai oleh Mike McCoy dan Scott Waugh ini berkisah tentang sekelompok tentara US Navy SEAL yang tergabung dalam Bandito Platoon saat mereka menjalankan berbagai tugas negara. Di sini terlihatlah betapa luar biasanya tentara amerika itu. Dan tentunya semua itu palsu.

Rasa muak saya semakin menjadi-jadi saat saya mengetahui bahwa musuh yang mereka hadapi adalah kelompok jihadist yang dipimpin oleh Abu Shabal. Dia adalah pejuang Chechen yang benci sekali kepada amerika. Sayangnya, entah Abu Shabal ini muslim macam apa, dia bekerjasama dengan seorang penyelundup narkoba bernama Christo dalam melaksanakan perjuangannya. Di sini terlihat bahwa film ini ingin menghadirkan kesan bahwa kaum muslim itu akan menghalalkan segala cara dan tak segan-segan untuk membunuh demi meraih tujuan mereka (padahal bukannya amerika yang biasanya begitu?).

Kenyataannya, tentara amerika tidak secemerlang apa yang ada di film-film. Departemen Pertahanan Amerika mengeluarkan sebuah laporan bahwa saat ini jumlah tentara amerika yang telah tewas di afghanistan mencapai angka 3000 personel. Padahal gerilyawan muslim yang mereka hadapi sebagian besar adalah milisi, yang tidak punya latarbelakang militer sama sekali. Persenjataan mereka pun amat sangat sederhana. Mereka mana punya tank, helikopter Chinook, dan pesawat tempur seperti amerika! Senjata pamungkas yang mereka punya hanyalah iman di dalam dada, dan tekad jihad yang tidak akan pernah padam sampai hari kiamat. Lantas di mana semua kegagahan tentara amerika ketika berhadapan dengan gerilyawan muslim yang kondisinya begitu memprihatinkan itu? Payah benar. Berdasarkan perkiraan seorang pejabat pemerintahan di Iraq, sebanyak 600 personel prajurit amerika telah bunuh diri di iraq sejak mereka menyerbu negara itu pada tahun 2003 lalu. Kenapa mereka bisa bunuh diri seperti itu? Sebagian besar karena stress dan depresi, sebab perlawanan kaum muslim terhadap mereka bukannya semakin mereda, malah semakin memanas. Dan mereka ketakutan.

Saya sendiri pernah menonton sebuah video yang dirilis Ar Rahmah tentang peperangan yang terjadi di iraq dan afghanistan. Ada para sniper muslim yang tak ubahnya malaikat pencabut nyawa bagi para prajurit amerika. Sehingga mereka tak akan pernah lagi menjejak bumi ini dalam ketenangan. Salah satu video pun memperlihatkan bagaimana seorang prajurit amerika bersenjata lengkap tiarap serendah-rendahnya di atas tanah, bahkan tidak sanggup mengangkat kepalanya lagi saking takutnya, dan bahkan sampai terkencing-kencing, ketika mujahidin memberondong mereka dengan senapan-senapan kuno. Tentara amerika itu cuma berani berperang melawan kaun perempuan, anak-anak, dan orang-orang jompo yang tak berdaya. Act of Valor, Act of Coward. Bullshitt… [Sayf]

Advertisements

3 responses to “Act of Valor, Act of Coward

  1. setuju min, amerika itu cma omong doank… di film mreka sekan2 tangguh, siap mati demi negara…preeettt…. tentaranya bagaikan tentara terkuat di dunia padahal sama tentara kita saja mereka kalah jauh… mungkin kalo alat2x dibilang canggih mungkin benar tp tetap saja senjata terbaik itu iman… walaupun mujahid hanya menggunakan senjata jadul mereka tak kenal gentar… tentara mereka sama pengecutnya dengan tentara israel, saya pernah membaca pengalaman tentara kita ketika sedang bertugas mengamankan perbatasan LEBANON-ISRAEL tentara kita tdk sengaja melihat pasukan zionis berusaha menembak tentara lebanon yang sedang berpatroli dari belakang… jadi bisa kita simpulkan tentara mereka hanya mengandalkan teknologi, dan rekayasa…. mereka PENGECUT!!!

    di sini saya jg ingin berpesan bagi tentara kita berhati-hatilah bila AMERIKA beserta antek-anteknya menawarkan kerjasama dlm keamanan baik itu latihan bersama,dll karna itu merupakan salah 1 cara mereka mengetahui kelemahan kita, mengetahui rahasia kita, mengetahui kekuatan kita… semoga kita semua senantiasa di lindungi ALLAH SWT

    AMIN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s