Penguasa Pengkhianat Umat


220px-Saudi_Crown_Prince_Abdullah_and_George_W._BushAgak lama saya merenung saat mau membuat judul itu. Akhirnya saya rasa yang paling cocok adalah judul di atas itu. Sebenarnya saya ingin menulis judul yang lebih kasar dan emosional lagi, seperti: Penguasa di Negeri Muslim Pengkhianat Semua, Penguasa Brengsek di Negeri Muslim, dan beberapa yang lain. Tapi akhirnya saya putuskan judulnya seperti itu saja. Walau pun saya kurang puas karena judul itu kurang bisa menampung seluruh emosi yang saya rasakan di hati saya tentang para penguasa yang mengkhianati umat Islam ini.

Benar, hal paling pertama yang saya rasakan ketika menuangkan tulisan ini adalah EMOSI. Saya melihat hampir seluruh (kalau tidak mau dikatakan “semuanya”) penguasa di tengah-tengah umat adalah para pengkhianat. Bahkan para penguasa yang dihasilkan setelah revolusi (Arab Spring) pun nyata-nyatanya pengkhianat umat juga. Miris sekali nasib umat.

Rasulullah s.a.w bersabda dalam salah satu hadisnya: “Sebaik-baik pemimpin kalian adalah mereka yang kalian cintai dan mereka pun mencintai kalian. Mereka mendoakan kalian dan kalian pun mendoakan mereka (HR. Muslim)”. Berarti penguasa yang buruk itu sebaliknya, mereka membenci dan melaknat rakyatnya, sementara rakyatnya pun membenci dan melaknat para penguasa itu. Sebenarnya sederhana saja.

Cinta di dalam hati rakyat kepada pemimpinnya hanya bisa lahir dari sikap kepemimpinan yang baik dari sang pemimpin itu. Sang pemimpin mau menerapkan syariat Islam, bersikap adil dan lurus dalam menegakkan hukum, santun dan baik kepada rakyat, selalu menyejahterakan dan memerhatikan rakyat, dan berbagai sikap kebaikan lainnya. Pemimpin yang seperti ini pasti akan dicintai dan didoakan rakyat.

1364873748328966869Sebaliknya, kebencian yang besar akan muncul di hati rakyat jika sang pemimpin berdusta kepada rakyat. Sang pemimpin ogah menerapkan syariat Islam, malah memilih menerapkan syariat kufur demokrasi, menggadaikan kekayaan alam kepada penjajah, membiarkan kemiskinan merajalela, kalau sedang rapat urusan rakyat malah main game atau nonton porno, mengorupsi uang rakyat, main perempuan dengan gratifikasi seks, dan berbagai perilaku brengsek lainnya. Pemimpin seperti ini pasti akan dikutuk dan dilaknat rakyatnya.

Sekarang dengan berbekal hadis Rasul s.a.w. di atas mari kita lihat para pemimpin di tengah-tengah umat. Saya melihat hampir semua pemimpin di negeri kaum muslim dikutuk dan dilaknat rakyatnya. Semua itu disebabkan oleh apa yang mereka perbuat.

Lihatlah pemimpin Indonesia! Apa yang dia perbuat? Dia berencana menaikkan harga BBM, yang pasti akan memberikan tambahan penederitaan bagi rakyat. Dia menggadaikan berbagai kekayaan alam negeri ini yang ditukar hanya dengan gelar ‘sir’ bagi dirinya sendiri, dan rakyat disuruhnya berbangga diri akan gelar itu. Gaya hidupnya luar biasa mewah. Anggaran untuk jas-nya saja ratusan juta Rupiah. Maka tidak aneh kalau mayoritas rakyat melaknat pempimpin seperti itu. Pemimpin negeri ini sangat cepat sekali merespon Bom Boston, tapi bagaimana responnya terhadap pembantaian umat Islam di Rohingya?

Di luar negeri pun tidak jauh berbeda. Pangeran Saudi meminta agar menghukum berat siapa pun yang menyeru dan memprovokasi para pemuda untuk pergi berjihad ke Suriah. Sebelumnya anggota Hai’ah Kibar al Ulama di Arab Saudi mengeluarkan fatwa bahwa berjihad di Suriah hukumnya haram bagi rakyat Saudi tanpa seizin pemerintah (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/21/chatib-jadi-menteri-privatisasi-menggila-subsidi-dipangkas-rakyat-menderita/). Emang udah para setres.

Penguasa Mesir yang baru sebagai hasil dari Revolusi Arab Spring yang lalu pun tidak jauh berbeda. Walau pun banyak pujian mengalir kepadanya karena dia berakhlak mulia, hafal Quran, dan sangat bersahaja, tetapi dia tetap saja bergaul akrab dengan Amerika, dan Israel. Dia juga mengizinkan kapal-kapal Rusia yang akan mengintervensi Suriah masuk lewat Terusan Suez (http://hizbut-tahrir.or.id/2013/05/19/mursi-membantu-rusia-dan-bashar-bantai-kaum-muslim-di-syam/). Bagaimana semua ini?

Penguasa Turki juga begitu. Iran juga. Uzbekitan juga. Aljazair, Tunisia, dan hampir seluruh negeri muslim penguasanya antek penjajah. Malang benar nasib umat Islam. Kewajiban syar’i kita saat ini adalah menumbangkan seluruh sistem kufur yang ada, kemudian menggantinya dengan syariat Islam dalam naungan Khilafah Islamiyah. (follow @sayfmuhammadisa)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s