Insiden Paha


Ada sebuah insiden yang terjadi ketika sebuah girlband populer, JKT48, sedang manggung. Saya ingin menamakan insiden itu sebagai Insiden Paha. Berita tentang insiden itu saya baca di detik.com. Ini dia link nya, http://hot.detik.com/music/read/2012/08/01/130859/1980340/228/jkt48-tak-ingin-insiden-pegang-paha-saat-manggung-terulang. Uraian beritanya seperti ini:

Jakarta – Anggota girlband JKT48 Cleo sempat mengalami insiden tak mengenakkan saat pahanya dipegang salah seorang penonton ketika manggung di penutupan Euro 2012 di Polda Metro Jaya awal Juli lalu. Mereka kini lebih waspada, dan tak ingin insiden serupa terulang.

“Mudah-mudahan itu yang terakhir,” ucap personel lainnya, Ve saat ditemui di Belleza, Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Tak hanya Cleo yang menjadi sasaran. Tangan yang sama tampaknya juga berusaha mencapai kaki personel lain di belakang Cleo. Aksi tak terpuji itu terjadi saat JKT48 membawakan lagu ‘Aitakatta’.

Cleo dan anggota JKT48 mengaku sempat shock dengan kejadian tersebut. Mereka pun kini menjadi lebih waspada akan tangan-tangan jahil penonton.

“Penjagaan lebih dikoreksi lagi, lebih waspada saat manggung,” ucapnya.

(ich/mmu)

 Kenapa saya tertarik untuk membahas hal ini adalah untuk memerlihatkan bukti nyata dari kerusakan penerapan ideologi kapitalisme-liberal yang selama ini kita agung-agungkan. Insiden ini adalah akibat dari seronoknya penampilan kaum wanita, mesumnya otak kaum pria, dan kacaunya paham liberalisme yang kita terapkan. Mari kita sedikit bicarakan kalimat-kalimat dalam berita di atas.

Si Cleo anggota JKT48 pahanya diraba ketika sedang manggung (gambarnya tersedia, tapi saya tidak mau memuatnya di blog saya karena kurang baik). Dia jelas saja merasa tidak nyaman dengan tindakan penggemarnya itu. Salah satu rekannya, yaitu si Ve, berharap bahwa semoga itu menjadi insiden paha yang terakhir. Selanjutnya disebutkan bahwaAksi tak terpuji itu terjadi saat JKT48 membawakan lagu ‘Aitakatta’.” Insiden itu membuat Cleo dan kawan-kawannya shock, dan mereka mengharapkan pengamanan ekstra pada konser-konser mendatang.

Sekarang kalau di dalam pemberitaan itu disebut bahwa aksi penggemar JKT48 yang meraba paha tadi adalah sebuah aksi yang tidak terpuji, sebenarnya aksi JKT48 yang mengumbar paha kepada khalayak ramai adalah aksi yang lebih tidak terpuji lagi. Sebenarnya wajar saja Insiden Paha ini terjadi, hal ini adalah konsekuensi logis dari mengumbar paha. Semua orang pasti sudah mengetahui bahwa JKT48 setiap tampil pasti mengumbar paha. Kapan pun dan di mana pun mereka pasti mengumbar keseksian mereka (saya miris sekali penggemar JKT48 kebanyakan lelaki). Jadi sebenarnya si Cleo dan semua anggota JKT48 tidak perlu shock karena pahanya diraba, sebab mereka sendiri yang mengundang orang-orang untuk meraba pahanya.

Saya juga menyebut bahwa aksi mengumbar aurat JKT48 itu adalah perbuatan yang lebih tidak terpuji lagi, sebab mereka telah menginspirasi banyak orang untuk berbuat kejahatan. Bagaimana kalau ada lelaki yang melihat aksi mereka mengumbar aurat, kemudian lelaki itu tidak kuat menahan nafsunya, kemudian merkosa anak tetangga? Mengumbar paha di depan umum adalah sebuah kejahatan besar, seharusnya. Sayangnya, sistem kapitalisme-liberali sekarang ini membiarkan saja semua itu dengan berkedok kebebasan berekspresi. Miris. (follow @sayfmuhammadisa)

Advertisements

2 responses to “Insiden Paha

    • bener banget bang. jadi jangan cuma disalahkan orang yang meraba aja. si JKT48 juga salah. terlebih lagi, sistem yang kita terapkan ini yg juga salah, karena membiarkan kebebasan yg kebablasan merajalela.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s