Pak Misdi Yang Mulia!


Kalau Nabi Muhammad sallahu ‘alayhi wa sallam hari ini masih hidup, mungkin beliau akan mencium tangan Pak Misdi. Dahulu beliau pernah mencium tangan seorang sahabat miskin yang tangannya keras dan kapalan karena sedemikian kerasnya bekerja menghidupi keluarganya. Beliau begitu memuliakan kedua belah tangan itu hingga beliau menciumnya, sambil bersabda “ini kedua tangan yang dicintai Allah.” Subhanallah, begitu mulianya kedua belah tangan itu, sama seperti tangan Pak Misdi. Lantas, siapa itu Pak Misdi?

Pak Misdi adalah seorang lelaki lanjut usia yang miskin dan sebatang kara, yang tinggal di Desa Sumberejo, Kecamatan Balong, di sudut kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tempatnya bernaung dari panas dan hujan hanyalah sebuah gubug yang dulunya adalah kandang kambing. Dia tinggal di gubug itu sudah sejak 13 tahun yang lalu, dan usianya yang telah lanjut, 80 tahun, tidak menghentikannya untuk terus mencari nafkah sebagai buruh tani. Dia menggarap lahan milik warga lainnya di sekitar tempat tinggalnya, kemudian menerima upah yang tak seberapa dari hasil kerjanya itu. Hasil perasan keringatnya itulah yang dia gunakan untuk terus bertahan hidup dari himpitan zaman yang sudah tidak mau bersahabat lagi kepada orang susah itu.

Pak Misdi orang susah, dan sebetulnya amat memerlukan bantuan, dia juga sebenarnya berhak menerima BLSM, namun dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan, semua itu dia tolak.

“Enggak usah saja. Saya tidak perlu. Saya pilih bekerja, saya tidak mau. Kalau diberikan orang lain, enggak apa-apa,” ungkapnya, Minggu (30/6/2013), seperti dikutip dari okezone.com.

InsyaAllah kedua belah tangan Pak Misdi adalah tangan yang dicintai Allah. Dia tak sudi bermalas-malasan walau usianya telah lanjut. Dalam kesunyian, dia berdiri tegak kepala di hadapan dunia yang tidak adil, dengan sikapnya itu, dia telah menyempurnakan kemuliaannya di dunia dan akhirat. Dia lebih mulia daripada pejabat-pejabat brengsek berdasi yang kerjanya menyengsarakan rakyat di gedung DPR.

follow @sayfmuhammadisa

One response to “Pak Misdi Yang Mulia!

  1. kalau hidup sekedar hidup babi hutan juga hidup. kalau bekerja sekedar bekerja kera juga bekerja. #Buya Hamka.
    Pak Misdi ini sosok yang luar biasa, hidup dan kerja untuk memuliakan dan dimuliakan oleh Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s