MUHAMMAD AL FATIH dan VLAD DRACULA


Sultan Muhammad al Fatih.

Sultan Muhammad al Fatih.

Kedua tokoh ini memang sama-sama orang besar pada masanya. Mereka hidup sezaman, usia mereka hanya terpaut setahun (Fetih lahir tahun 1432, Dracula lahir tahun 1431), dan ada kemungkinan mereka pernah saling bertatap muka serta saling bicara. Hanya saja sejarah mencatat bahwa kedua tokoh ini adalah musuh bebuyutan yang selalu siap menghunuskan pedang satu sama lain.

Fetih adalah gelar bagi Sultan Mehmed II, Sultan Ustmani ketujuh, penakluk Konstantinopel. Fetih sendiri bermakna penakluk, sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab ‘Fatih’, yang kemudian berubah menjadi Fetih di lidah orang-orang Turki (sebagaimana nama Muhammad dalam bahasa Arab kemudian berubah menjadi Mehmed dalam bahasa Turki). Sejak kecil Sultan Mehmed memang sudah dididik untuk menjadi penakluk dan komandan terbaik seperti yang pernah diberitakan Rasulullah dalam hadisnya yang masyhur. Ulama-ulama besar seperti Syekh Ahmad al Qurani dan syekh Aaq Syamsuddin menjadi guru yang membimbing pertumbuhan dan perkembangan beliau. Sejak kecil beliau telah diajari berbagai disiplin ilmu, bukan hanya kemampuan militer dan kepemiminan, tetapi juga berbagai ilmu syariah, sejarah, dan bahasa. Beliau mampu bicara dalam tujuh bahasa.

Vlad Dracula

Vlad Dracula

Sementara Dracula adalah gelar bagi Vlad III. Dia adalah seorang Voivode (pangeran/penguasa) sebuah negeri di daratan Balkan (Eropa Timur) yang bernama Wallachia. Gelar Dracula ini diturunkan dari ayahnya, Vlad II, yang bergelar Dracul (artinya Sang Naga dalam bahasa Romania). Awalnya, gelar ini adalah Draculea, di mana akhiran ‘ulea’ dalam bahasa Romania bermakna ‘putra dari’. Dengan demikian Draculea berarti ‘putra sang naga’. Pada perkembangan selanjutnya, Draculea berubah menjadi Dracula atau Draculya. Dia dikenal sebagai seorang tiran yang kejamnya tidak terperi.  Dia gemar menyiksa orang dengan cara dipancang, ditusukkan tiang runcing dari tubuh bagian bawah sampai tembus ke bagian atas, kemudian tiang itu ditanam, sehingga membuat mayat itu berkibar-kibar mengerikan. Bahkan sejarah mencatat bahwa dia pernah melakukan pemancangan pada sekitar 20.000 prajurit Utsmani, sehingga membuat Tirgoviste (ibukota Wallachia) menjadi hutan pancang dengan bau busuk yang memuakkan.

Dalam sejarah, Dracula pernah dijadikan sebagai tawanan dan harus tinggal di bawah pengawasan Ustmani. Walaupun berposisi sebagai tawanan, Ustmani memperlakukannya dengan baik dan mengajarinya berbagai macam ilmu. Sayangnya kelicikannya malah menjadi bencana besar bagi Ustmani. Dalam sebuah pertempuran malam di Wallachia, Dracula pernah hampir saja membunuh sultan Mehmed. Peristiwa tersebut dikenal sebagai The Night Attack. Untuk merespons kebengisan Dracula, Sultan Mehmed pernah memimpin langsung pasukannya untuk menyerang Wallachia, namun ketika dia baru saja memasuki gerbang kota itu, bau busuk yang kuat langsung menguar dan menggedor penciuman. Begitu menyaksikan kengerian yang ada di hadapannya, hutan pancang yang penuh dengan mayat-mayat yang tersangkut pada tiang dan membusuk, Sultan Mehmed muntah-muntah dan langsung memerintahkan pasukannya untuk mundur sementara.

Berbagai kontak dan pertempuran antara Fetih dan Dracula itulah yang menjadi inspirasi untuk serial novel THE CHRONICLES OF DRACULESTI ini. Inspirasi sejarah yang demikian membuat novel ini memiliki alur yang cepat dan keras. Di dalamnya dikisahkan dengan begitu dramatis bagaimana kemuliaan dan kegungan Islam (yang diwakili oleh Fetih Sultan Mehmed), dan bagaimana kebengisan kaum kafir (yang diwakili oleh Dracula). Aroma jihad fi sabilillah dan perjuangan mempertahankan kemuliaan Islam merebak dengan sangat kuat di dalam novel ini. THE CHRONICLES OF DRACULESTI direncanakan akan terbit 10 seri. Saat ini sedang dipersiapkan penerbitan jilid ke-4.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s