Kemunafikan Politik Kaum Nasionalis


munafikKalau saya katakan bahwa pemimpin negeri ini dan seluruh jajarannya adalah orang-orang nasionalis yang kecintaannya kepada negeri ini sudah tidak perlu diragukan lagi, apakah anda menyetujuinya? Jika saya katakan bahwa para anggota dewan yang terhormat adalah kaum nasionalis yang amat mencintai negeri ini, apakah anda akan memertanyakan kata-kata saya?

Sudah seharusnya orang-orang yang menjadi pemimpin negeri ini adalah orang-orang yang paling mencintai negeri ini dan rakyatnya. Itu adalah rumusan yang paling masuk akal. Para pemimpin negeri ini pun selalu menggembar-gemborkan bahwa merekalah yang paling cinta negeri ini dan rakyatnya. Sayangnya, kebanyakan dari gembar-gembor itu hanyalah kemunafikan belaka. Sudah banyak retorika yang dilontarkan elit negeri ini, bahwa mereka mencintai negeri ini dan rakyatnya, tapi ternyata semua itu hanyalah kemunafikan belaka. Sebab sikap mereka amatlah bertolak-belakang dengan apa yang mereka gembar-gemborkan. Ust. Felix Siauw pernah menyampaikan sepotong kalimat seperti ini, “tindakan anda terdengar lebih keras di telinga saya, daripada suara anda.”

Sudah saatnya rakyat tidak lagi melihat apa yang ‘dikatakan’ oleh para pemimin itu. Sebab bicara itu mudah, lidah memang tidak bertulang kata orang. Sekarang lihatlah ‘tindakan’ yang dilakukan oleh para pemimpin itu. Saya ingin menekankan sekali lagi, jangan melihat apa yang ‘dikatakan’, tetapi lihatlah ‘tindakan’ apa yang mereka perbuat.

Kalau selama ini para pemimpin negeri ini mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang mencintai negeri ini, kenyataannya semua kata-kata itu BULLSHIT belaka. Sebab tindakan yang mereka perlihatkan berlawanan sama sekali dengan kata-kata mereka. Lihat saja, kalau mereka memang benar-benar mencintai negeri ini dan rakyatnya, kenapa mereka membiarkan kontrak Freeport diperpanjang untuk mengeruk emas dari Papua? Padahal kontrak yang terdahulu belum juga habis. Kenapa mereka menaikkan harga BBM? Padahal harga BBM dinaikkan itu tidak ada manfaatnya sama sekali bagi rakyat. Naiknya harga BBM hanya berguna bagi para kapitalis untuk memuluskan jalan mereka membuka pasar eceran BBM di negeri ini. Padahal jelas-jelas dengan menaikkan harga BBM ini semua harga jadi naik, kesengsaraan rakyat jadi berlipat-lipat. Bagian mananya yang mencintai rakyat? Tapi kan dengan dikuranginya subsidi BBM ada bantuan langsung tunai bagi rakyat? Apakah bantuan langsung tunai itu cukup? Sangat jauh dari cukup, sementara kehidupan rakyat sudah jauh berlipat-lipat lebih berat akibat dinaikkannya harga BBM.

Hal yang amat sederhana dari kemunafikan kaum nasionalis yang menjadi pemimpin negeri ini bisa kita lihat dari kasus akan datangnya Obama pada KTT APEC di Bali, yang akan digelar tak lama lagi. Tidak akan mungkin seorang Obama akan berkunjung ke sebuah negara, jika tidak ada kepentingan yang dibawanya. Ah kok pikirannya su’uzhon melulu sih? Ini bukan perkara su’uzhon atau husnuzhon. Justru bodoh sekali kalau kita kaitkan hukum su’uzhon dan husnuzhon dalam kasus kedatangan Obama ini. Bahwa Obama datang ke negeri ini dengan sebuah kepentingan itu bukan lagi zhon (dugaan), tapi sudah pasti. Karena itu jelas sekali kebodohan orang yang mengatakan husnuzhon dan su’uzhon terkait dengan kasus Obama. Husnuzhon dan su’uzhon hanya dipakai untuk sesama muslim. Tidak ada itu husnuzhon dan su’uzhon kepada orang kafir. Sudah dengan gamblang dijelaskan di dalam Quran dan Sunnah, bahwa kaum kafir itu musuh yang nyata bagi kaum muslim, tidak ada lagi husnuzhon atau su’uzhon di situ.

Kalau benar pemimpin negeri ini adalah nasionalis sejati sebagaimana yang selalu mereka gembar-gemborkan, seharusnya mereka menolak kedatangan Obama. Bukannya malah menyambut Obama dengan membangun helipad dengan harga 2 milyar dengan entengnya. Sementara kalau harus mengeluarkan uang untuk rakyat susahnya na’uzubillah. Kayaknya rugiiii banget kalau keluar uang untuk rakyat. Jelas sekali bahwa pemimpin negeri ini adalah pemimpin-pemimpin yang munafik. Semua itu terlihat dari tindakan-tindakan mereka. Jangan lagi rakyat mendukung pemimpin seperti ini.

follow @sayfmuhammadisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s