“Jangan Su’uzhon”


Pada kegiatan Halqah Islam dan Peradaban yang secara rutin diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia, ust Rokhmat Labib menyampaikan bahwa umat Islam sekarang ini tidak tahu siapa musuhnya (lihat http://hizbut-tahrir.or.id/2013/10/04/rokhmat-s-labib-kesalahan-besar-umat-tidak-tahu-siapa-musuhnya/). Karena kemunduran taraf berpikir yang amat parah ini, umat menjadi salah bersikap terhadap musuh-musuhnya. Mereka-mereka yang seharusnya dipandang sebagai musuh dan diperlakukan sebagaimana musuh malah dimuliakan dan digelarkan karpet merah.

Barack ObamaHal ini sudah sering kali kita lihat. Ketika Amerika masih dipimpin oleh George W Bush, negeri ini menyambutnya dengan gegap gempita. Padahal kita semua tahu bahwa dia adalah pembantai dan penjagal umat Islam. Permusuhannya terhadap umat Islam sudah terang benderang seperti siang hari. Ketika Obama naik memimpin, kondisinya pun sama saja. Dia hanya meneruskan permusuhan yang telah dipupuk semua pendahulunya terhadap umat Islam.

Pada bulan ini Obama berencana menghadiri KTT APEC di Bali, helipad seharga 2 milyar sudah disiapkan, rupanya dia tidak jadi datang. Lantas duit 2 milyar sia-sia belaka. Lebih berfaedah kalau dibangunkan sekolah di desa terpencil.

Ketika permusuhan para presiden Amerika itu sudah sangat jelas kepada umat Islam, masih ada saja elemen umat ini yang berkata “jangan su’uzhon” ketika menyikapi kedatangan mereka ke negeri ini. “Jangan su’uzhon, belum tentu mereka datang dengan permusuhan. Siapa tahu mereka datang untuk membicarakan hal-hal yang baik terkait dengan kondisi umat Islam. Bla bla bla.”

Aleppo, Syria - 08/12Saya jadi bingung, apakah orang-orang yang bicara macam begitu tidak pernah melihat darah-darah umat Islam yang tertumpah gara-gara kejahatan presiden-presiden Amerika itu? Apa mereka tidak pernah melihat foto-foto yang memprihatinkan tentang mayat anak-anak umat Islam yang bertumpuk-tumpuk? Ditaruh di mana nuraninya?

Di bawah telunjuk Obama telah banyak umat Islam yang mati dibantai, dia itu perampok dan pembunuh, sekarang ketika dia hendak datang ke muka halaman rumah kita, sementara tangannya masih basah dengan darah saudara-saudara kita, malah kita harus berprasangka baik terhadap dia? Super duper bodoh betul kita kalau begitu.

Allah SWT berfirman di dalam Alquran surah Ali Imran ayat 118, “Wahai orang-orang yang beriman, jangan kamu menjadikan teman orang-orang yang di luar kalanganmu (orang kafir) sebagai teman kepercayaanmu, karena mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan di dalam hati mereka lebih jahat lagi. Sungguh, telah kami terangkan ayat-ayat kami, jika kamu mengerti.”

Itu Allah yang bicara sendiri. Orang-0rang macam Obama itu adalah musuh umat Islam, dan kita harus memerlakukannya seperti musuh. Kalau dia mau datang ke negeri kita, ya jangan diijinkan! Kalau dia mau bikin kerjasama dengan kita, ya jangan mau!

follow @sayfmuhammadisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s