Ada Kentut di Majelis Taklim Rasul


Menarik sekali pembahasan tentang syahadat sempurna yang disampaikan oleh ust. Felix Siauw di Majelis Taklim al-Ikhlas, Los Angeles, Amerika Serikat, pada bulan Mei 2013 yang lalu. Kita bisa menonton videonya di youtube. Dalam video itu digambarkan tentang bagaimana meraih syahadat yang membekas di dalam hidup dan kehidupan kita. Amat inspiratif dan powerful. Tapi bukan itu yang akan saya ceritakan di dalam artikel ini. Saya hanya ingin berbagi sebuah kisah yang disampaikan oleh ust. Felix di tengah-tengah materi tentang syahadat ini. Dari kisah ini kita bisa melihat betapa mulia dan indahnya akhlak Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam, dan memang pantaslah beliau yang dijadikan Allah sebagai suri tauladan bagi kita semua. Ini dia kisahnya.

Pada suatu hari, Rasulullah shalallahu ‘alayhi wasallam mengisi sebuah majelis taklim yang dihadiri oleh para sahabat dan kaum muslim pada umumnya. Ketika beliau sedang menyampaikan pembahasan materinya, tiba-tiba menguarlah bau-bauan yang aneh di tengah-tengah para peserta majelis taklim. Bau apakah itu? Bau (sori) kentut. Para hadirin mulai merasa risih karena bau itu jelas saja mengganggu aktivitas pernafasan dan metabolisme tubuh. Dan tentu saja tidak akan ada seorang pun yang mau mengacungkan tangan kemudian mengakui perbuatan itu di tengah-tengah ramainya jamaah majelis taklim, di depan Rasul pula. Muka mau ditaruh di mana?

Sebagai seorang Rasul, tentu saja beliau mengetahui siapa orang yang melakukan perbuatan itu. Kalau kita ada di posisi Rasul, mungkin kita akan langsung menunjuk hidung orang itu, kemudian bilang “hey kamu kentut ya? Pergi wudhu gih sono.” Kebayang banget akan betapa hancurnya hati orang itu dan akan betapa malunya dia karena kita mempermalukannya di depan semua orang. Namun Rasul yang mulia tidak berbuat seperti itu.

Ketika orang-orang sudah terlihat mulai terganggu dengan bau-bauan yang aneh itu, Rasul bersabda kepada semua orang, memerintahkan semua peserta majelis taklim yang hadir untuk kembali berwudhu. Subhanallah, shollu ‘ala rasulillah. Dengan tindakan seperti ini, Rasul telah menyelamatkan kemuliaan dan kehormatan orang yang kentut itu (yang entah siapa) di hadapan semua orang. Rasul dengan sikapnya yang welas asih telah menutup aib orang itu. Betapa bahagianya kita, umat Islam, dianugerahi Allah seorang panutan yang mulia, Rasulullah Muhammad shalallhu ‘alayhi wasallam.

@sayfmuhammadisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s