Islam Disebarkan Dengan Pedang?


Paus Urbanus II sedang berkhotbah menggelorakan Perang Salib.

Paus Urbanus II sedang berkhotbah menggelorakan Perang Salib.

Banyak kalangan yang telah terjebak dengan islamophobia (kebencian kepada Islam) menganggap bahwa tersebarnya Islam hingga meluas ke berbagai belahan dunia dengan menggunakan pedang. Islam mengobarkan perang kesana-kemari, kemudian memaksa orang-orang yang ditaklukkannya untuk memeluk Islam. Mereka kemudian melekatkan Islam dengan kekerasan, dan melekatkan Islam dengan imej mengerikan dan barbar. Ujung dari propaganda ini adalah penolakan terhadap penerapan syariat Islam secara kaffah (menyeluruh) dalam naungan Khilafah Islamiyah.

Jika kita teliti sumber-sumber hukum Islam, yakni Alquran dan Assunnah, serta perjalanan sejarah Islam secara objektif dan jujur, tentunya kita akan menemukan bahwa peradaban Islam adalah peradaban yang paling santun dalam menggunakan pedang (kekerasan). Islam adalah satu-satunya agama dan ideologi yang mengatur tatakarama perang, sementara ideologi dan agama lain mengabaikan hal ini. Dan pengabaian ini mengakibatkan kekejian serta pembantaian, sekaligus kejahatan perang. Sebelum kita membahas bagaimana keagungan Islam dalam perang, mari kita bicarakan bagaimana keji dan biadabnya kaum kafir ketika berperang.

Kekejian Kaum Kafir

Salah satu peperangan yang terkenal antara Islam dengan Kristen adalah Perang Salib, orang Barat menyebutnya The Crudade. Perang Salib diawali oleh sebuah khotbah yang disampaikan oleh Paus Urbanus II di depan Konsili Clermont pada tanggal 25 November 1095. Khotbah yang disampaikan di hadapan petani, kesatria, dan para pendeta itu menyerukan agar orang Kristen Eropa melupakan semua permusuhan antara diri mereka sendiri, dan mengerahkan kekuatan mereka untuk memerangi orang Islam. Bangsa Turki Saljuk, kata sang Paus, adalah bangsa yang baru saja memeluk Islam, mereka adalah “ras yang terkutuk, ras yang sungguh-sungguh jauh dari tuhan, orang-orang yang hatinya sungguh tidak mendapat petunjuk dan jiwanya tidak diurus tuhan” (Karen Armstrong, Perang Suci, hal 27). Paus menjelaskan bahwa Turki Saljuk telah mengobrak-abrik Anatolia dan merebut wilayah-wilayah yang seharusnya masuk ke dalam Kekaisaran Byzantium. Setelah kaum Kristen menghabisi orang-orang Turki, mereka harus berbaris menuju tanah suci Palestina, kemudian merebut Jerusalem dari tangan orang Islam, dan membebaskan makam Yesus Kristus. Adalah memalukan bagi orang Kristen jika makam Yesus Kristus dikuasai oleh orang Islam.

Efek dari seruan ini amat luarbiasa. Kaum Kristen Eropa seolah-olah dikuasai oleh gairah keimanan yang amat kuat. Mereka meyakini bahwa membunuh orang Islam adalah sebuah pekerjaan suci. Pada musim semi tahun 1096 (jadi setahun kemudian), berangkatlah lima pasukan yang terdiri dari 60.000 tentara. Para tentara itu diiringi oleh para peziarah, mereka semua bergerak ke timur.

Pada tanggal 7 Juni 1099, tentara salib telah tiba di benteng kota Jerusalem. Histeria massa merebak dengan tiba-tiba, banyak prajurit yang tiba-tiba histeris dan menangis sejadi-jadinya karena melihat kota suci mereka. Pada tanggal 15 Juli 1099, pasukan salib mendesak kota Jerusalem dan kemudian menaklukkannya. Ketika itulah kota suci yang telah ditaklukkan oleh Umar bin Khaththab dengan jalan damai sejak ratusan tahun yang lalu berhasil direbut oleh tentara salib. Dan apa yang terjadi kemudian adalah bencana yang amat mengerikan. Karen Armstrong mengisahkan hal ini di dalam karyanya, Perang Suci.

Selama dua hari, tentara salib membantai kaum saracen (sebutan mereka terhadap muslim). Bahkan bukan cuma muslim, mereka juga membantai orang Yahudi. Penulis Gesta mengungkapkan, “mereka membunuh baik lelaki mau pun perempuan.” Keesokan harinya tentara salib memanjat kubah masjid al Aqsha dan membantai sekelompok muslim yang telah dijanjikan untuk mendapatkan perlindungan. Mereka menganggap orang Islam adalah penyakit berbahaya yang harus segera dimusnahkan dari kota suci. Dan jargon yang berkembang ketika itu untuk menyebut orang Islam adalah “najis”. Seorang saksi mata yang bernama Raymond de Aguiles menceritakan hari yang mengerikan itu.

“Sejumlah pemandangan indah mesti disaksikan. Beberapa tentara kami (dan yang ini sudah termasuk cukup bermurah hati) memenggal kepala para musuh mereka, yang lain memanah mereka sehingga mereka jatuh dari menara-menara. Yang lain menyiksa mereka lebih lama dengan membakar mereka. Tumpukan kepala, tangan, dan kaki, dapat dilihat di jalan-jalan kota. Sampai-sampai orang yang berjalan di situ harus berhati-hati agar langkah kakinya tidak menginjak bangkai lelaki dan kuda. Tapi semua itu tidak berarti dengan semua yang terjadi di Kuil Sulaiman, tempat biasanya dilaksanakan berbagai upacara keagamaan. Apa yang terjadi di sana? Jika kukatakan yang sebenarnya, pasti itu akan melampaui kemampuan kalian untuk memercayainya. Jadi cukuplah kukatakan bahwa, paling tidak, di Kuil Sulaiman dan berandanya, pasukan kami menunggangi kuda yang bergerak di antara genangan darah setinggi lutut dan tali kekang kuda mereka. Benarlah itu suatu hukuman yang adil dan bagus dari tuhan, sehingga tempat ini dipenuhi oleh darah kaum tak beriman, karena tempat ini telah menderita begitu lama karena pelecehan mereka.”

Genangan darah setinggi kaki dan tali kekang kuda, sebuah pembantaian yang amat mengerikan dan memilukan. Sebanyak 40.000 jiwa kaum muslim tewas hanya dalam dua hari. Kekejian macam apa ini? Kenapa hal ini bisa terjadi? Jelas saja, sebab di dalam agama Kristen tidak ada aturan perang sama sekali. Karena itu yang kemudian berbicara adalah hawa nafsu yang rendah. Pada artikel selanjutnya akan bicarakan bagaimana santunnya Islam dalam berperang. Insya Allah.

follow @sayfmuhammadisa on twitter.

Advertisements

One response to “Islam Disebarkan Dengan Pedang?

  1. islam mula mula disebarkan oleh muhammad dengan tangan kosong.setelah muhammad mendapat 5 ayat al quran dari tuhannya maka ayat itulah yang disebarkan muhammad sehingga muhammad mempunyai beberapa pengikut,setelah itu muhammad menyebarkan dengan ayat ayat untuk kalayak ramai,maka pengikutnya semakin banyak,maka islam disebarkan bukan dengan pedang tapi dengan ayat ayat al quran ,maka ayat ayat yang diturunkan lama lama mulai mencela tuhan2 orang arab pada umumnya dan suku quraisy pada khususnya,ayat ayat itulah yang menghina dan menganggap sesat tuhannya bangsa arab,maka suku quraisy merasa marah dan tersinggung terhadap ayat ayat al quran itu.maka para pemuka suku quraisy mengadakan gangguan terhadap pengikut muhammad.akhirnya mereka mengadakan musyawarah bagaimana melenyapkan pembawa ajaran baru ini.maka diputuskan untuk membunuh muhammad.tapi usaha itu digagalkan oleh tuhannya muhammad yang bernama allah.tuhannya muhammad menyuruh segera pindah ke kota lain yakni madinah bersama pengikutnya..maka pengikutnya bertambah banyak.di madinah yang berkuasa di sana adalah yahudi.maka ayat ayat al quran turun lagi mencela yahudi,,,maka yahudi menjadi marah dan memusuhi muhammad.pada suatu saat barang dagangan suku quraisy lewat di dekat madinah.muhammad berencana merampok barang barang itu karena balas dendam karena telah mengganggu pengikutnya dan rencana makarnya untuk membunuh dirinya.mengetahui hal itu pemimpin suku quraisy menghadang pasukan muhammad yang berencana mengambil barang dagangan itu dengan 1000 orang suku quraisy menuju madinah sedang muhammad menghadangnya dengan 314 muslimin.maka kedua pasukan bertemu di badar.maka terjadilah peperangan yang tidak disangka sangka,akan tetapi tuhannya muhammad yang bernama allah menolongnya dan membuat quraisy tercerai berai dan kembali ke makah.setelah itu quraisy kembali menuju madinah untuk balas dendam maka kedua pasukan bertemu di uhud kali ini quraisy dapat memukul mundur pasukan muhammad dan malamlah yang memisahkan pertempuran itu,setelah itu quraisy kembali ke mekah…..setelah itu quraisy sangat penasaran untuk bisa mengalahkan pasukan muhammad maka berangkatlah pasukan quraisy dengan 10 000 pasukan untuk mengepung madinah.maka muhammad terkepung,setelah itu tuhannya muhammad yang bernama allah menolongnya dengan angin taufan sehingga pasukan quraisy tercerai berai dan mundur ke makah,pada saat itu yahudi menyerang muslim dari belakang,setelah itu muhammad membalas yahudi dan sahabatnya saad bin muadz yang memberi hukuman setelah itu yahudi banyak yang diusir akhirnya terbebaslah madinah dari yahudi….setelah itu muhammad dengan 10 000 pasukan menuju mekah dan menyuruh pasukannya masuk ke mekah dari 4 arah,suku quraisy tidak lagi memiliki kekuatan yang berarti pemimpin suku quraisy abu sufyan masuk islam dan makah dikuasai muhammad,,,,,,,setelah itu sahabat muhammad menghancurkan tuhan tuhan suku quraisy yaitu patung.
    setelah muhammad menguasai bangsa arab muhammad menulis surat kepada raja raja di sekitar arab yaitu raja persi raja afrika raja romawi agar mengikuti ajarannya para raja ada yang mengakuinya seperti raja najasy dan ada yang memusuhinya seperti raja persi dan raja romawi.suatu saat utusan atau kurir surat dibunuh oleh gubernur gasan.maka muhammad sangat marah terhadap perlakuan gubernur gassan maka muhammad mengutus 3000 pasukan menuju gassan maka gubernur gassan menghadang pasukan muslimin itu dengan 100 000 pasukan selain itu gubernur gassan meminta bantuan kepada raja romawi yaitu hiraklius dan hiraklius memberi 100 000 pasukan ,maka bertemulah dua pasukan yaitu 3000 pasukan muslim menghadapi 200 000 pasukan romawi.maka terjadilah peperangan dasyat di mutah ,,,maka yakni yang tewas dari kaum muslimin hanya 12 orang saja ,maka setelah itu pasukan romawi tidak berani masuk ke wilayah perbatasan dan masing masing pasukan pulang.setelah muhammad meninggal sahabatnya abubakar yang menggantikan posisinya sebagai pemimpin kaum muslimin maka dimulailah dakwah kepada raja raja di romawi maupun persia atas perintah pendahulu mereka yaitu muhammad sebab jika tidak berdakwah kepada mereka maka akan menanggung dosa karena tidak menyampaikan ilmu.ketika para utusan abu bakar bertemu dengan utusan para raja persi maupun romawi maka para utusan raja selalu menanyakan apa tujuan kalian datang kemari.maka dijawab ingin menyebarkan ajaran nabi kami muhammad.dijawab apa isi ajarannya dijawab yaitu agar manusia menyembah allah saja dan tidak menyekutukan dengan suatu apapun dan meyakini bahwa muhammad utusannya dijawab bagaimana jika saya menerima ajaran ini.dijawab oleh utusan abu bakar maka anda akan mendapatkan pahala 2 kali lipat dan anda punya hak yang sama dalam islam dijawab alangkah mulianya ajaran ini bagaimana jika kami menolak ajaran kalian dijawab oleh utusan abu bakar maka kalian harus membayar pajak upeti dijawab bagaimana jika kami menolak dijawab maka kami akan memerangi kalian maka terjadilah pertempuran pertempuran antara kaum muslimin dan kaum kafirin yang satu pihak berperang demi mempertahankan kalimat tauhid dalam rangka menyebarkan agama tauhid yang lainnya ingin mempertahankan tradisi jahiliyah,maka umat islam dalam masa ke masa selalu mendapat kemenangan dari pertempuran dan menguasai wilayah wilayah persi dan romawi.dari timur sampai barat…………..walllahu alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s