Ada Patung Bisa Bicara??


Sekadar Ilustrasi

Sekadar Ilustrasi

Saya tidak main-main, bahwa ada patung yang bisa bicara. Ah yang bener!!?? Benerrr!! Sumpe lu? Sumpe de gue! Ada patung yang bisa bicara, tapi nggak di sini, adanya di akhirat. Lho kok di akhirat ada patung yang bisa bicara? Jadi begini ceritanya.

Pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, saya sedang berusaha untuk mengembalikan hafalan surat Alfurqan saya yang hilang entah kemana. Benar sekali apa yang dipesankan oleh Rasulullah Muhammad shalallahu ‘alayhi wasallam, bahwa hafalan Quran itu cepat sekali hilangnya, lebih cepat daripada unta yang kabur karena talinya kelupaan diikat. Lebih lanjut, Ust. Felix Siauw menjelaskan bahwa cepatnya hafalan hilang itu karena nggak pernah dipakai. Maksud “dipakai” di sini adalah dibaca ketika sedang solat. Betul juga, jadi sarana efektif untuk menjaga hafalan adalah dibaca hafalan itu ketika solat.

Ketika saya mengulang kembali hafalan surat Alfurqan ini saya menemukan kisah tentang patung yang bisa bicara di akhirat. Dari sini saya menemukan betapa kuatnya pengaruh harta dan kekayaan bagi diri seseorang. Begini ceritanya.

Di dalam surat Alfurqan ayat 17, Allah berfirman, “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) Allah mengumpulkan mereka bersama apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Dia berfirman (kepada yang disembah itu), ‘Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hambaKu itu? Atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)’?”.

Pada ayat ini dikisahkan bahwa Allah bertanya kepada semua sesembahan selain Dia, kepada patung-patung, pohon-pohon, batu besar, dan semua material yang dijadikan berhala oleh manusia. Apakah mereka itu yang menyesatkan manusia? Apakah mereka itu yang minta disembah sebagai tuhan-tuhan selain Allah? Semua sesembahan itu menjawab di ayat selanjutnya.

“Mereka (yang disembah itu) menjawab, ‘Mahasuci Engkau, tidaklah pantas bagi kami mengambil pelindung selain Engkau, tetapi Engkau telah memberi mereka dan nenek moyang mereka kenikmatan hidup, sehingga mereka melupakan peringatan, dan mereka kaum yang binasa.” Alquran surat Alfurqan ayat 18.

Kelak, semua sesembahan manusia, apakah itu patung, pohon besar, batu besar, api, dan semua hal lainnya yang disembah selain Allah, akan dikumpulkan dan ditanya. Apakah mereka yang menyesatkan umat manusia itu? Apakah mereka yang minta disembah? Dan semua sesembahan itu akan menyangkal, bahwa mereka tidak pernah minta disembah. Mereka tidak pernah menyuruh manusia untuk menyekutukan Allah. Manusia itu sendirilah yang sesat dan mengikuti hawa nafsunya dengan membabibuta.

Kenikmatan hiduplah salah satunya yang berperan besar dalam kesesatan manusia. Harta benda, kekayaan, fasilitas, dan segala kenikmatan hidup itulah yang sering kali membuat manusia lupa daratan. Padahal semua itu hanya ujian. Semoga kita bisa tetap menyembah dan mengabdi kepada Allah dalam setiap keadaan. Aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s