Siliwangi, Napoleon, dan al-Jahanamiyyun


Dunia-Akhirat-1Suatu kali saya mengobrol dengan seorang guru saya yang seorang sejarahwan. Saya sangat antusias dengan obrolan kami, karena temanya amat menarik, tentang orang-orang yang selama ini kita sangka nonmuslim, tetapi ternyata ada dugaan mereka beriman kepada Allah. Ada dua orang tokoh besar yang diceritakan oleh guru saya ini, Prabu Siliwangi dan Napoleon Bonaparte.

Guru saya bercerita, Prabu Siliwangi adalah seorang raja besar di tatar Sunda pada abad pertengahan. Dalam sejarah, sang prabu menikah dengan seorang wanita jelita bernama Nyi Subang Larang. Guru saya mengisahkan bahwa Nyi Subang Larang ini ternyata seorang santri dari seorang ulama, dan ulama ini pulalah yang menikahkan Nyi Subang Larang dengan Prabu Siliwangi. Dengan kata lain, Nyi Subang Larang adalah seorang muslimah yang taat kepada perintah Allah dan Rasul-Nya. Wanita seperti ini tentunya tidak akan mau menikah dengan seorang lelaki kafir. Selain itu, sang ulama pun tentunya tidak akan mau menikahkan muridnya dengan seorang lelaki kafir. Dari sini, kuat dugaan bahwa Prabu Siliwangi mesti mengucap syahadat terlebih dahulu sebelum menikah dengan Nyi Subang Larang. Demikianlah guru saya mengisahkan, mungkin saja Prabu Siliwangi adalah seorang Muslim.

“Walaupun mungkin dia hanya melakukan satu saja amalan baik, yaitu mengucapkan kalimah syahadat,” kata guru saya.

Lebih lanjut, guru saya pun mengisahkan tentang Napoleon Bonaparte. Kaisar Prancis itu mengakui bahwa Tuhan itu hanya ada satu, Allah swt. Mungkin saja, amalannya yang terbaik semasa hidupnya hanyalah pengakuan itu, sebab sebagaimana kita tahu, dia mungkin tidak pernah solat, tidak pernah puasa.

Ketika mengingat obrolan dengan guru saya itu, saya jadi teringat pula dengan beberapa sabda Rasulullah Muhammad saw. tentang surga. Beliau mengisahkan, bahwa kelak di akhirat ada orang-orang yang dimasukkan dulu ke dalam neraka karena dosa-dosanya, tetapi pada akhirnya akan diangkat oleh Allah karena masih ada iman di dalam hati mereka. Walaupun iman itu sekecil biji sawi. Para penduduk surga menyebut orang-orang yang diangkat ini dengan gelar “al-Jahanamiyyun”.

Dari Anas bin Malik, Rasulullah saw. bersabda: “Sekelompok manusia akan keluar dari neraka setelah hangus lalu mereka masuk ke surga, sehingga penghuni surga menamakan mereka al-Jahanamiyyun,” (HR. Bukhari).

Dr. Mahir Ahmad dalam karyanya Mawsu’atul Akhirah al-Jannatu wa an-Nar menjelaskan, penghuni surga menggelari mereka al-Jahanamiyyun karena mereka telah keluar dari neraka setelah mungkin tinggal lama di sana, sehingga mereka memiliki tanda, wallahua’lam.

Jabir bin Abdullah mengabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Kemudian berlakulah syafaat, lalu mereka pun memberi syafaat hingga orang yang mengucap ‘lailaha ilallah’, dan di dalam hatinya ada kebaikan seberat tepung gandum akan keluar dari neraka. Lalu mereka berkumpul di emperan surga lalu penduduk surga menyiram air kepada mereka hingga mereka tumbuh sebagaimana tumbuhnya biji-bijinya yang dibawa aliran air dan gosongnya pun hilang. Setelah itu ia meminta dan diberikan kepadanya dunia dan sepuluh kali yang semisalnya,” (HR. Muslim).

Dalam hadis lain yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah saw. bersabda: “Allah memasukkan penghuni surga ke dalam surga, Dia memasukkan siapa saja yang dikehendakiNya dengan rahmatNya, dan memasukkan penghuni neraka ke dalam neraka, kemudian berfirman, ‘Lihatlah! Siapa yang kalian dapati masih ada keimanan seberat biji sawi di dalam hatinya, keluarkanlah ia!” (HR. Muslim).

Semoga kita menjadi mukmin yang mendapatkan ampunan dari Allah swt. dan mendapat syafa’at dari Rasulullah saw., kemudian langsung dimasukkan ke dalam surga. Jangan sampai kita mampir dulu di neraka. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s