All posts by djenderal4arwah

novelis islam ideologis

Tragedi Penyaliban

https://i.kinja-img.com/gawker-media/image/upload/s--WTNzxcyF--/c_fit,fl_progressive,q_80,w_320/198jp26uw5xwfjpg.jpgTentunya kita sudah mengetahui bahwa menurut keyakinan orang Kristen, Isa Almasih ‘Alaihissalam (Yesus Kristus) diakui sebagai tuhan, dan merupakan salah satu figur dari tiga figur tuhan (Trinitas). Lebih lanjut, mereka pun meyakini, bahwa Isa Almasih diturunkan ke muka bumi ini untuk menebus dosa-dosa manusia dengan wafat di kayu salib.

Konsep keyakinan seperti ini tentunya memuat berbagai tanda tanya. Apakah benar teks-teks religius Kristen mendukung konsep teologis seperti ini? Ataukah teks-teks religius Kristen justru membantahnya? Sudah banyak cendekiawan Barat yang mengkaji tentang hal ini, dan ada pula cendekiawan Muslim dalam bidang Kristologi (misalnya, Dr. Zakir Naik) yang juga membeberkan tentang hal ini. Kawan-kawan bisa merujuk kepada hasil-hasil studi tersebut.

Kita sebagai Muslim tentunya sudah diajarkan oleh Allah ta’ala dan Rasul-Nya Shalallahu’alaihi wasallam, bahwa Isa Almasih ‘Alaihissalam adalah salah satu utusan Allah ta’ala yang luar biasa. Rasulullah Isa bukanlah tuhan, dan tidak pernah mengakui diri sebagai tuhan. Tetapi Paulus-lah yang telah mengutak-atik ajaran Isa Almasih dan kemudian menyesatkan umat manusia dengan berkata bahwa Rasulullah Isa adalah tuhan.

Continue reading Tragedi Penyaliban

Advertisements

Kinin: Sebuah Kisah Tentang Orangtua

Ada sebuah kisah yang ingin sekali saya ceritakan. Ketika itu, di Jepang, salju melapisi permukaan tanahnya dan bukit-bukit serta pepohonan menjadi putih gemerlapan. Di tengah-tengah salju yang keperakan itu, ada seorang lelaki berjalan dengan kokoh dan meyakinkan. Mantel tebal menghangatkan tubuh lelaki itu, dan sepasang sepatu tebal melindungi telapak kakinya dari sengatan dinginnya salju. Sebuah kerudung tebal pun menyelubungi kepalanya. Pada kedua bahunya ada tali-tali dari kain yang melintang melewati dadanya hingga punggungnya, seperti orang yang sedang memakai tas punggung sederhana. Kedua tangannya menggenggam tali-tali dari kain itu, untuk sedikit meringankan beban yang memberatkan punggungnya.

Raut wajah lelaki itu kusut masai, seiring dengan langkahnya yang terpahat pada salju yang lembut namun mematikan, sebab apa yang dia junjung di punggungnya bukanlah kayu bakar atau segentong air, tetapi seorang wanita tua yang kurus dan ringkih, ibunya sendiri.

“Tas punggung” lelaki itu ternyata bukanlah tas punggung biasa, tetapi semacam kursi dari kayu yang dipasangi kain-kain sedemikian rupa sehingga membentuk seperti “tas punggung”. Wanita tua itu duduk di atas kursi kayu tadi, dipanggul pada punggung lelaki itu, yang tak lain adalah putranya.

Continue reading Kinin: Sebuah Kisah Tentang Orangtua

Pada Sebuah Benteng

Setiap hari kita dibelenggu oleh dosa-dosa, baik dosa kita sendiri, maupun dosa orang lain. Pada suatu ketika, kita berusaha menundukkan pandangan demi menghindari menumpuknya dosa di mata kita, tetapi begitu melangkah keluar dari rumah, kita segera dikepung oleh perempuan-perempuan yang melakukan dosa dengan memperlihatkan auratnya. Benar-benar sulit sekali, pada zaman kita sekarang ini, untuk sekadar menjaga pandangan saja.

Ada juga orang yang ingin sekali jujur dan benar dalam menjalankan pekerjaannya di kantor. Tetapi, dia setiap hari dipaksa oleh sistem rusak tempat dia bekerja, dan orang-orang curang di sekitarnya, untuk berlaku keliru dan menipu. Kalau dia menolak, maka dia akan dimusuhi dan terasing. Betapa sulit hidup pada zaman seperti ini.

Jika saja dosa-dosa itu mewujud menjadi semacam bau yang menyengat, tentunya setiap hari kita melumuri badan kita dengan bau yang menyengat itu, sadar maupun tidak sadar. Dan taubat adalah parfum harum, mestilah kita semprotkan setiap hari ke badan kita.[sayf]

Provokasi Perang Badar

https://ceritajeddah.files.wordpress.com/2011/09/img_0414.jpg?w=260&h=173
Situs Perang Badar. Taken from ceritajeddah.files.wordpress.com

Perang Badar adalah perang besar pertama yang pecah antara kubu Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam berserta kaum Muslimin, dengan kubu musyrik Quraisy. Perang Badar terjadi pada tahun 2 Hijriyah di bulan Ramadhan, dan perang ini menjadi kemenangan besar pertama Rasulullah dan kaum Muslimin.

Perang Badar ini banyak banget lho keutamaannya. Pada perang ini, Allah Subhanahu wata’ala mengutus pasukan malaikat yang dipimpin oleh Jibril ‘alaihissalam, dan beberapa riwayat menyebutkan kesaksian kaum musyrik yang menyatakan bukti keberadaan pasukan malaikat tadi. Para Mujahid Perang Badar yang syahid di jalan Allah pun mendapatkan tempat yang mulia, dan dimasukkan ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Perang Badar emang mulia banget.

Tapi di tengah-tengah kemuliaan itu, masih ada aja orang yang nyinyir terhadap Perang Badar. Katanya Perang Badar itu wujud barbarisme umat Islam, dan wujud bahwa Rasulullah Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam itu maruk harta. Na’uzhubillahi mindzalik. Kata mereka, Perang Badar itu adalah perang untuk menyergap kafilah dagang kaum Quraisy yang dipimpin oleh Abu Sufyan. Kafilah dagang ini sangat besar, dikawal oleh 50 prajurit, dan membawa komoditas serta uang senilai 50.000 dinar (1 dinar = 4,25 gram emas, kira-kira senilai 25 milyar). Nabi Muhammad memerintahkan agar pasukan Perang Badar ini menyergap kafilah Quraisy yang berangkat dari Syam menuju Makkah ini.

Continue reading Provokasi Perang Badar

Yesus dan Iblis

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/63/Cefal%C3%B9_Pantocrator_retouched.jpg/1200px-Cefal%C3%B9_Pantocrator_retouched.jpgSaya cukup menyukai tema-tema tentang agama Kristen. Saya berpikir bahwa ada banyak misteri di dalam agama itu, yang saking banyaknya misteri, yang muncul kemudian adalah ketidakjelasan, dan ketidakjelasan ini bahkan berkaitan pula dengan landasan dasar keimanannya. Semua hal ini, bagi orang yang objektif dan mau merenung, seharusnya membuat mereka mempertanyakan kembali tentang keimanan kristianinya.

https://s3.bukalapak.com/img/8138745802/w-1000/Buku_HOLY_BLOOD_HOLY_GRAIL_Michael_baigent_Richard_Leigh_dan.jpg
Buku Holy Blood Holy Grail edisi Indonesia.

Ada satu buku yang sangat menarik, yang saking menariknya, saya melahap buku itu sampai habis. Judul bukunya Holy Blood Holy Grail. Pada abad ke-20 yang silam, buku ini pernah menjadi fenomena, dan membuat kalangan pemuka agama Kristen kebakaran jenggot. Ketiga penulisnya: Henry Lincoln, Richard Leigh, dan Michael Baigent, setelah melakukan penelitian selama kira-kira 10 tahun, akhirnya membuat sebuah teori kontroversial: bahwa Yesus Kristus, figur yang paling diagungkan oleh dunia Kristen, sebenarnya punya istri dan punya anak. Istri Yesus, menurut mereka, adalah seorang wanita yang disebutkan namanya di dalam Bibel, seorang wanita yang pernah kesurupan setan, kemudian Yesus sendiri yang melakukan pengusiran setan atas wanita itu, namanya: Maria Magdalena.

Para cendekiawan Kristen sendiri menyatakan bahwa kitab Bibel sudah mengalami berkali-kali penambahan, penyesuaian, penyuntingan, penerjemahan, dan di dalamnya bertaburan kekeliruan, ketidakkonsistenan, kesalahan, dan kekaburan. Dan karena semua itulah, di dalam Bibel yang dipegang oleh orang Kristen jaman sekarang, nama Maria Magdalena identik sebagai pelakor eh pelacur!

Continue reading Yesus dan Iblis

Cerai!

Ada sebuah persoalan di benak saya, yang membuat saya bertanya-tanya. Tentang cerai. Saya melihat, setidaknya dalam diri saya, cerai adalah sebuah fenomena. Kita semua tentunya sudah tahu apa itu cerai, dan akhir-akhir ini, sepertinya angka perceraian terus meningkat. Kabar-kabar tentang orang-orang di sekitar saya yang terpaksa harus bercerai pun singgah pula di telinga saya.

Saya menikah pada 18 Juni 2011, Allah ‘azza wajalla telah mengaruniai dua orang anak perempuan yang manis-manis dan lucu dalam pernikahan saya dengan istri saya. Sejak hari itu, sampai saat ini, saya jadi sadar bahwa memulai sebuah pernikahan memang berat, tetapi mempertahankan ikatan pernikahan itu agar tetap ada, jauh lebih berat lagi. Karenanya, banyak yang kandas di tengah jalan, di hadapan angkuhnya gerbang perceraian. Kehidupan pernikahan memang perkara rumit, mungkin karena itulah, barangsiapa yang berhasil menjalaninya dengan baik, pahalanya besar.

Continue reading Cerai!

Caligula Gila

Patung Kaisar Caligula

Di Kekaisaran Romawi, nggak ada nama yang mewakili kejahatan, kebejatan, kesadisan, dan kekejian, melebihi nama Caligula. Dia adalah lambang dari segala hal buruk yang pernah dikenal umat manusia. Yuk kita ambil hikmah dari kisah orang ini, bahwa kemaksiatan pasti akan selalu berakhir dengan kemalangan dan ujung yang menyakitkan. Mungkin saja kemaksiatan terlihat menggiurkan, sayangnya, kemaksiatan itu kayak bom waktu yang siap meledak dan menghancurkan diri kita sendiri. Semoga Allah melindungi kita dari segala kemaksiatan.

Banyak yang bilang bahwa Kekaisaran Romawi terkenal dengan dekadensinya. Segala hal yang buruk-buruk ada di sana. Mulai dari pemimpin yang buruk, suasana pemerintahan yang stabil, moral yang rusak, maraknya pembunuhan, olahraga berdarah yang jadi hiburan dan sebagainya. Sejarah kemudian mencatat bahwa peradaban Romawi yang kufur itu kemudian digulung oleh peradaban Islam yang mulia dan bersinar terang.

Salah satu pemimpin terburuk dalam Kekaisaran Romawi adalah seorang kaisar bernama Caligula. Nama yang terdengar amat menyeramkan ini ternyata adalah nama panggilan yang imut dan lucu dari masa kecil Caligula. Nama aslinya adalah Gaius Julius Caesar, dan Caligula adalah nama panggilan yang berasal dari kata Romawi Caligae, yang artinya ‘sepatu prajurit’. Ketika masih kecil, Caligula adalah seorang anak yang ganteng, imut, dan lucu. Ayahnya, seorang jenderal dan pahlawan besar Romawi bernama Germanicus, sering mengajaknya ke medan perang dan memakaikannya baju zirah prajurit ukuran kecil yang muat dengan badannya. Dia memakai helm Romawi ukuran kecil (halm khas dengan sapu ijuk di atasnya), zirah kecil, dan sepatu tentara ukuran kecil yang namanya Caligae. Seolah anak kecil yang imut ini menjadi maskot pasukan Germanicus, dan dari sanalah dia mendapat nama Caligula.

Continue reading Caligula Gila

Logika LGBT

Bendera Pelangi, simbol LGBT dunia.

Memang sangat aneh kaum LGBT itu. Kecenderungan mereka untuk menyukai sesama jenis (secara seksual) memang tidaklah masuk akal. Bagaimana mungkin ada orang yang ‘mencintai’ sesama jenisnya dan meninggalkan lawan jenisnya? Ini benar-benar di luar logika. Tetapi seperti itulah yang terjadi saat ini, kaum Nabi Luth yang sekarang bertransformasi menjadi kaum LGBT wara-wiri meminta pengakuan dan legitimasi. Dengan menggunakan Hak Asasi Manusia dan wacana kebebasan sebagai senjata ampuh, mereka menuntut agar tingkah laku mereka yang abnormal itu dimaklumi.

Orang-orang yang sekian lama terkenal sebagai pembela HAM dan liberalisme pun bersuara mendukung LGBT. Padahal tindakan ini malah makin menunjukkan kedangkalan intelektualitas mereka. Ulil Abshar Abdala, seorang tokoh JIL yang amat terkenal, berkicau tentang LGBT di akun twitternya @ulil, semuanya bernada dukungan.

Continue reading Logika LGBT

Akal Bulus Elagabalus

Patung Elagabalus, Kaisar Romawi.

Periode kemunduran Kekaisaran Romawi, dalam sejarah Islam, termasuk kepada masa fatrah. Masa fatrah ini adalah masa ketika tidak ada syariat langit yang turun ke bumi. Periode ini terjadi sejak naiknya Nabi Isa ‘alaihissalam ke langit hingga diutusnya Rasulullah Muhammad Shalallahu’alaihi wasallam. Pada periode inilah umat manusia hidup dalam kesesatan yang berlipat ganda. Kalaupun ada manusia yang saleh, mereka hanya mengikuti syariat Rasul terdahulu, yakni Nabi Isa dan Nabi Musa. Yuk kita selami gimana sesatnya seorang kaisar Romawi yang hidup masa ini, namanya Elagabalus.

Kekaisaran Romawi nggak pernah sepi dari perebutan kekuasaan, pembunuhan politik, kelicikan, dan perilaku-perilakuk kotor. Kayaknya emang di sanalah sarang dari segala kemaksiatan. Pada sekitar tahun 200 Masehi, Romawi dipimpin oleh seorang kaisar yang bernama Macrinus. Kaisar Macrinus sebenarnya seorang politisi yang kuat. Para sejarawan memasukkan Macrinus ke dalam kategori ‘Kaisar Barak’, karena Macrinus lebih sering berada di medan perang daripada berada di Roma sebagai ibukota negara. Parahnya, orang-orang yang ditugaskan untuk menggantikan Macrinus di ibukota nggak becus saat melaksanakan tugas-tugasnya. Karenanya rakyat dan para bangsawan menjadi resah dan gelisah.

Di medan perang, Macrinus dan pasukannya harus menghadapi keganasan orang-orang Parthia. Parahnya, Romawi kalah, dan ini bikin malu. Di ibukota, keadaan pun memanas. Sebuah badai yang ganas melanda Roma. Hujan dan angin silih berganti dan petir menyambar-nyambar mengerikan. Petir itu menyebabkan kebakaran di beberapa tempat, hingga Roma harus menghadapi bencana dari air dan api secara hampir bersamaan. Setelah semuanya mereda, rakyat menyalahkan Macrinus atas semua bencana itu. Mereka muak!

Continue reading Akal Bulus Elagabalus

Juana Si Gila

Juana si Gila, putri dari Isabella de Castille dan Ferdinand de Aragon

Dahulu Andalusia (sekarang Spanyol dan Portugal) pernah menjadi bagian dari wilayah Islam untuk waktu yang sangat lama. Ketika Andalusia berada di bawah kekuasaan Islam, ilmu pengetahuan berkembang pesat, masyarakatnya juga sejahtera. Bahkan kesejahteraan itu bukan cuman buat orang Islam doang, tetapi juga bagi nonmuslim yang menjadi warga negara dari negara Islam. Bahkan Anne Maria Menocal, seorang cendekiawan barat, mengatakan bahwa “Andalusia adalah kota tiga agama”. Di sanalah umat Islam, Kristen, dan Yahudi hidup secara damai dan sejahtera. Penuh toleransi dan tenggangrasa. Semuanya karena pemerintahan Islam menjalankan hukum Islam dengan baik, sehingga terwujudlah rahmat bagi seluruh alam.

Tetapi teror pun dimulai ketika negara api menyerang, eh maksudnya ketika orang kafir menyerang. Kaum Kristen yang dipimpin oleh Ratu Isabella dan Raja Ferdinand berhasil mengalahkan pemerintahan Islam, kemudian menggelar mahkamah inkuisisi yang dimulai pada 1478. Mahkamah inkuisisi inilah yang kemudian memakan banyak korban. Dengan alasan hendak menjaga kemurnian agama Katolik, mereka memaksa semua orang yang berbeda dengan mereka untuk mengganti keimanan. Korbannya adalah kaum Muslim dan kaum Yahudi. Mereka yang menolak maka diusir dari Andalusia, atau dieksekusi. Maka dimulailah teror, penyiksaan, dan pembantaian besar-besaran. Populasi umat Islam yang awalnya sangat banyak di Andalusia, berkurang drastis. Mereka dibunuh atau hengkang dari Andalusia dengan perahu-perahu kecil yang tidak seberapa, dan banyak dari mereka yang tewas di tengah lautan ketika hendak menyeberang ke wilayah Islam di Afrika Utara.

Tetapi bukan kebengisan Ratu Isabella dan Raja Ferdinand yang bakal dikisahkan kali ini. Kita bakal berbagi cerita tentang keturunan raja dan ratu yang bengis ini, yang sebagian besar dari mereka menjadi gila. Salah satunya adalah putri mereka sendiri, namanya Juana.

Continue reading Juana Si Gila